FEBI Adakan Workshop Peningkatan Sitasi

  • 5
    Shares
Print Friendly, PDF & Email

Purwokerto – Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa salah satu penilaian di dunia akademik adalah seberapa banyak tulisan yang disitasi atau dirujuk oleh peneliti lain. Dengan bantuan Scopus (h-index) atau Google Scholar (h-index, i10 index) maka dapat dengan mudah melacak siapa saja yang merujuk kepada tulisan yang dibuat oleh penulis lain. Selaras dengan hal tersebut maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengadakan kegiatan Workshop Peningkatan Sitasi.

Workshop diadakan pada hari Kamis (26/07/2018) bertempat di Laboratorium Bahasa IAIN Purwokerto. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Dr. H. Fathul Aminudin Aziz, MM selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Beliau menyampaikan diadakannya workshop ini diharapkan dosen dapat lebih meningkatkan publikasi.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan materi workshop. Workshop dibagi menjadi dua sesi. Materi pertama disampaikan oleh narasumber Bapak Danny Kurnianto, ST., M.Eng selaku Dosen di Institut Teknologi Telkom Purwokerto sekaligus Tim Ahli Relawan Jurnal Indonesia. Beliau menyampaikan materi tentang pencegahan tindak plagiarisme menggunakan aplikasi plagiarism checker dan mendeley. Plagiarisme kadang terjadi karena penulis lupa untuk menulis sumber kutipan saat menulis. Beliau juga menyampaikan strategi untuk mencegah plagiatisme  antara lain : selau berusaha untuk mengembangkan ide dan pendapat, mengetahui cara-cara yang benar dalam mengutip atau menggunakan pernyataan penulis lain, mempelajari bagaimana melakukan rujukan dengan benar, dan menggunakan tools bantu untuk menghindari plagiarisme. Beberapa tools yang dapat digunakan untuk menghindari plagiatisme antara lain Uncheck Plagiarism Checker, Duplichecker, dan Plagiarism Detector.

Materi yang kedua disampaikan oleh narasumber Bapak Dr. Sutarmin dari Universitas Peradaban. Beliau mengisi materi tentang mengenal publikasi ilmiah nasional dan internasional bereputasi (terindeks Scopus). Jumlah artikel terakhir di Indonesia pada tahun 2017 berjumlah sekitar 19.000. Beliau juga menyampaikan tentang kualitas Jurnal Internasional, publikasi artikel ilmiah internasional, serta publikasi internasional secara cepat.

  • 5
    Shares

Leave a Reply